Sebagian dari kita mungkin belum kenal dengan istilah sayur organik. Kebanyakan dari kita hanya mengenal sekedar istilah sayuran yang itu baik untuk di makan, sekedar sayuran tanpa tahu ada penggolongan sayur organik.
Jika demikian lalu apa itu sayuran organik, dan lantas apa bedanya dengan sayuran-sayuran selainnya. Maka dari itu, agar kita bisa mengetahui dan merasakan manfaat dari sayuran organik pada kehidupan nyata, kita harus mengetahui mana yang disebut dengan “Sayuran Organik”.
Mengenal sayuran Organik
Istilah “Organik” mengacu pada cara produk pertanian yang dibudidayakan dan diproses . Persyaratan khusus harus dipenuhi dan dipertahankan agar produk dapat diberi labe “organik”
Dimana, tanaman organik harus dipelihara di tanah yang aman, tidak di modifikasi secara genetis dan harus selalu terpisah dari produk konvensional. Petani, tentunya tidak diperbolehkan menggunakan pestisida sintesis, organiseme hasil rekayasa genetika (GMO) dan pupuk buatan.
Agar mendapatkan label organik, sebuah produk sayuran harus diolah dengan olahan paling sediki 95% bahan organik yang juga bersertifikat. Penjelasan Selangkapnya untuk jenis sayuran organik bisa di dapat dengan 2 ciri berikut.
- Tidak menggunakan Pupuk Buatan. Petani pada umumnya, akan menggunakan pupuk buatan, seperti urea, KCI ,dll. Namun, untuk sayuran organik secara khusus tidak akan menggunakan pupuk buatan melainkan pupuk alam, seperti pupuk kandang aym, atau pupuk kompos.
- Tidak menggunakan pestisida Kimia. Selain itu, sayuran organik dalam prosesnya, tidak akan disemprot dengan pestisida atau zat kimia lainnya untuk menghindari dari hama dan penyakit. Namun, khusus sayuran organik ini petani akan menggunakan sistem rotasi (pergantian tanaman) dalam satu area tertentu, dan menggunakan pestisida yang terbuat dari bahan-bahan alami.
Berbagai sayuran Organik yang bisa dikonsumsi
Sayuran organik sederhananya juga sama dengan sayuran-sayuran lain, namun yang membedakan adalah proses budidayanya yang benar-benar terjaga sifat alaminya. Oleh karena itu jika kita ingin mendapatkan nutrisi yang baik dari sayuran organik, sederhanya kita perlu mendapatkan sayur yang memang di tanam dari proses yang alami.
Untuk bisa memastikan bahwa proses budidya sayur tersebut alami saat ini mungkin sangat sulit. Namun setidaknya kita bisa menanam sayuran-sayuran organik sendiri di lingkungan rumah kita. Banyak manfaat yang bisa kita ambil dari menanam tanaman organik di karangan rumah.
Tentu untuk bisa menanam sayuran yang bisa ditanaman sendiri perlu di pilih sayuran yang mudah di budidayakan. Beberapa sayuran yang bisa di tanam di kalangan rumah adalah:
- Sayur biji-bijian seperti kacang panjang , buncis, dan kacang merah
- Sayur bunga seperti brokoli dan kembang kol
- Sayur buag seperti mentimun, tomat , terong dan cabe
- Sayur daun seperti bayam , kangkung , seledri dan sawi
- Dan Sayur umbi seperti bawang merah dan wortel
Manfaat Sayuran Organik
- Memiliki kandungan gizi yang tinggi
“Dimana, studi penelitian yang di sampaikan organic.org menunjukkan hasil data bahwa sayuran organik mengandung 27% vitamin C, 21,1 % zat besi , 29.3 % magnesium, 13,6 % fosfor, dan 18% polyphenol. “Dari sini, dapat diketahui bahwa kandungan yang ada sayuran organik cukup bergizi bagi tubuh , ketika mengetahui seperti hal ini menjelaskan pada kita tingkat kesehatan yang ditawarkan dari mengkonsumsi sayuran organik disini juga sangat tinggi. Jadi memang, sayuran organik membantu kita dalam menjaga kesehatan tubuh
“Dan tak hanya itu, para peneliti juga menemukan bahwa asam salsila rata-rata lebih banyak 600% didalam sup organik, dan sup wortel organik mengandung 1.040 nanogram salsilat, jika dibandingkan dengan sup wortel non organik yang hanya 20 nanogram. “
- Lebih segar dan tahan lama
Ketika tidak ada bahan pengawet, dari sini sayuran organik akhirnya memiliki kandungan yang tetap terjaga , dan kandungan-kandungan inilah yang menyebabkan orang yang mengkonsumsi sayuran organik lebih sehat.
- Baik untuk perkembangan Anak
Kenapa ini bisa terjadi, dikarenakan kandungan dalam sayuran organik , selain terdapat kandungan vitamin, mineral , antioksidan, protein, lemak , dan nutrisi, juga terkandung zat kandungan pestisida .
Yang dimana kandungan pestisida yang lebih rendah dibandingkan produk konvensional disini yang bermaat memberikan kesehatan yang signifikan bagi anak-anak, karena zat ini merupakan zat yang mampu membunuh bakteri. Diantaranya , mampu menurunkan resiko penyakit seperti:
- Resiko kanker
- penyakit jantung koroner
- alergi
- asam urat
- diabetes, dan
- hiperaktivitas
- Antioksidan untuk menangkal radikal bebas
- Meningkatkan sistem Imun Tubuh
- Membuat Lingkungan lebih sehat
Namun, dalam budidaya sayuran organik yang tidak menggunakan bahan pestisida atau semacamnya, inilah yang menyebabkan lingkungan kerja petani menjadi aman dan sehat.
- Menangkal pencemaran udara

0 comments:
Post a Comment